
Alat berat seperti excavator, bulldozer, dan vibratory roller merupakan mesin yang menghasilkan getaran cukup tinggi saat dioperasikan. Meskipun sering dianggap wajar dalam dunia konstruksi, paparan getaran yang berulang dan berkepanjangan dapat menimbulkan berbagai masalah kesehatan bagi pekerja, terutama operator alat berat.
Apa Itu Getaran Mekanis?
Getaran mekanis adalah gerakan bolak-balik yang ditransmisikan ke tubuh melalui kontak langsung dengan alat atau kendaraan. Pada alat berat, getaran bisa berasal dari mesin, permukaan kerja yang tidak rata, atau aktivitas alat itu sendiri.
Jenis getaran yang umum dialami pekerja antara lain:
- Whole-Body Vibration (WBV): Getaran yang diterima seluruh tubuh, biasanya saat duduk mengoperasikan alat berat.
- Hand-Arm Vibration (HAV): Getaran yang ditransmisikan ke tangan dan lengan, terutama dari alat genggam atau kemudi bergetar.
Dampak Getaran terhadap Kesehatan
- Gangguan Tulang Belakang dan Punggung
- Paparan WBV secara terus-menerus dapat menyebabkan nyeri punggung bawah, gangguan tulang belakang, dan kerusakan pada cakram tulang belakang.
- Masalah Sendi dan Otot
- Getaran jangka panjang dapat menimbulkan kekakuan sendi, nyeri otot, dan kelelahan berlebih.
- Sindrom Getaran Tangan-Lengan
- Kondisi ini terjadi karena paparan HAV jangka panjang. Gejalanya meliputi mati rasa, kesemutan, nyeri, dan kehilangan kekuatan genggaman.
- Gangguan Sirkulasi Darah
- Getaran dapat mengganggu aliran darah, terutama di tangan dan kaki, sehingga meningkatkan risiko penyakit seperti “white finger”.
- Gangguan Saraf
- Paparan terus-menerus dapat memengaruhi sistem saraf perifer, menurunkan refleks dan koordinasi motorik halus.
Cara Mengurangi Risiko Getaran
- Gunakan Alat Berat dengan Sistem Peredam
- Pilih unit yang memiliki kursi suspensi, kabin berperedam, atau teknologi anti-getar.
- Lakukan Pemeliharaan Rutin
- Alat yang dirawat dengan baik menghasilkan getaran lebih kecil.
- Beri Waktu Istirahat yang Cukup
- Istirahat rutin dapat mengurangi akumulasi efek getaran pada tubuh.
- Rotasi Tugas Operator
- Bergantian mengoperasikan alat atau melakukan tugas lain untuk mengurangi durasi paparan.
- Gunakan Pelindung Diri
- Sarung tangan anti-getar atau alas duduk yang menyerap getaran bisa membantu mengurangi efek langsung ke tubuh.
Meskipun getaran pada alat berat tidak bisa dihindari sepenuhnya, pengelolaan yang baik dapat mencegah dampak jangka panjang terhadap kesehatan pekerja. Penting bagi perusahaan dan pengelola proyek untuk menerapkan prinsip keselamatan kerja yang memperhatikan risiko fisik, termasuk getaran, guna menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat dan produktif.
Baca juga: Mengenal Sistem Penguncian & Tagging Mesin dalam Keselamatan Kerja
Untuk penyewaan dan informasi lainnya.
Hubungi kami: 0812-9000-0082
Referensi:
- Kementerian Ketenagakerjaan RI – Pedoman Keselamatan Kerja di Sektor Konstruksi
- International Journal of Industrial Ergonomics – Vibration Exposure and Musculoskeletal Disorders
- OSHA – Whole-Body Vibration Health Effects and Mitigation
